
PANDEGLANG.- HUT ke-80 Kemerdekaan RI dijadikan momentum penting bagi Maxim Kantor Cabang Serang dan Cilegon serta Komunitas Driver untuk turut berkontribusi dalam upaya pelestarian terumbu karang di Provinsi Banten.
Pada Minggu (17/08/2025), mereka berkolaborasi dengan FPTK Banten menggelar aksi Edukasi dan Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dengan menggelar kegiatan Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang dan Transplantasi sebanyak 80 bibit/fragmen karang.
"Alhamdulillah, pada momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, keluarga besar Maxim Serang dan Cilegon dengan menggandeng FPTK Banten telah mengadakan aksi kolaborasi peduli terumbu karang. Kegiatan kami dimulai dengan digelarnya Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang pada Sabtu, 16 Agustus 2025 dengan sasaran siswa TK Islam Amanat Sahabat di Kampung Katapang, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang," ujar Kepala Kantor Cabang Maxim Cilegon, Eko Prihantoro didampingi Kepala Cabang Maxim Serang, Samsul Nugroho.
Selanjuutnya, pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Maxim Serang & Cilegon beserta belasan anggota Komunitas Driver-nya menggelar Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang bagi siswa PAUD Rois Wali 3, Kampung Cipanon, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dilanjutkan dengan transplantasi 80 bibit/fragmen karang di Perairan Pulau Liwungan.

"Bagi kami, ini merupakan pengalaman pertama dan sangat berharga, bersama FPTK Banten berkontribusi menjaga kelestarian laut dengan mengedukasi anak-anak untuk mengenal dan mencintai terumbu karang, sekaligus turut melestarikan terumbu karang dengan mentransplantasi sebanyak 80 bibit karang di Pulau Liwungan," ungkapnya.
Keduanya berharap, aksi Maxim Serang dan Cilegon ini bisa memberikan manfaat, baik jangka pendek maupun panjang, khususnya bagi masyarakat pesisir di sekitar Pulau Liwungan. "Semoga, apa yang kami tanam hari ini, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir atau nelayan di wilayah ini," tandas Eko.

PANDEGLANG.- HUT ke-80 Kemerdekaan RI dijadikan momentum penting bagi Maxim Kantor Cabang Serang dan Cilegon serta Komunitas Driver untuk turut berkontribusi dalam upaya pelestarian terumbu karang di Provinsi Banten.
Pada Minggu (17/08/2025), mereka berkolaborasi dengan FPTK Banten menggelar aksi Edukasi dan Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dengan menggelar kegiatan Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang dan Transplantasi sebanyak 80 bibit/fragmen karang.
"Alhamdulillah, pada momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, keluarga besar Maxim Serang dan Cilegon dengan menggandeng FPTK Banten telah mengadakan aksi kolaborasi peduli terumbu karang. Kegiatan kami dimulai dengan digelarnya Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang pada Sabtu, 16 Agustus 2025 dengan sasaran siswa TK Islam Amanat Sahabat di Kampung Katapang, Desa Tunggaljaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang," ujar Kepala Kantor Cabang Maxim Cilegon, Eko Prihantoro didampingi Kepala Cabang Maxim Serang, Samsul Nugroho.
Selanjuutnya, pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Maxim Serang & Cilegon beserta belasan anggota Komunitas Driver-nya menggelar Lomba Mewarnai Gambar Terumbu Karang bagi siswa PAUD Rois Wali 3, Kampung Cipanon, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dilanjutkan dengan transplantasi 80 bibit/fragmen karang di Perairan Pulau Liwungan.

"Bagi kami, ini merupakan pengalaman pertama dan sangat berharga, bersama FPTK Banten berkontribusi menjaga kelestarian laut dengan mengedukasi anak-anak untuk mengenal dan mencintai terumbu karang, sekaligus turut melestarikan terumbu karang dengan mentransplantasi sebanyak 80 bibit karang di Pulau Liwungan," ungkapnya.
Keduanya berharap, aksi Maxim Serang dan Cilegon ini bisa memberikan manfaat, baik jangka pendek maupun panjang, khususnya bagi masyarakat pesisir di sekitar Pulau Liwungan. "Semoga, apa yang kami tanam hari ini, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir atau nelayan di wilayah ini," tandas Eko.
