PANDEGLANG.- Dua siswa SMA Presiden 2 (Boarding School) Tanjung Lesung (SMAP2TL), Aisyah Safa Haura dan M. Naufal Alghifary Habiburahman menyampaikan pesan kepada seluruh pelajar untuk peduli terhadap pelestarian terumbu karang. Pesan tersebut disampaikan keduanya melalui puisi yang berjudul "Lestarikan Terumbu Karang" di hadapan puluhan rekannya pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Program Pendidikan Karakter Disiplin (PPKD) tahun 2026 di Ruang Kelas X1 SMAP2TL, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Senin (03/08/2026).
"Kami berdua merasa bangga dan terharu, pada hari ini, bisa menyampaikan pesan untuk kami dan juga rekan-rekan lainnya dengan membaca puisi Lestarikan Terumbu Karang karya Pak Nurwarta Wiguna, Ketua FPTK Provinsi Banten. Selain itu, dengan membaca puisi ini, kami jadi mengenal apa itu terumbu karang, manfaat, penyebab kerusakan, serta upaya yang harus dilakukan oleh kami selaku pelajar," ungkap Aisyah.
Sedangkan M. Naufal mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan edukasi Terumbu Karang Masuk ke Sekolah" atau Coral Reefs goes to School. "Meski waktunya singkat, namun sangat penting dan sangat bermanfaat bagi saya pribadi. Ini menambah wawasan ilmu dan pengetahuan bagi saya. Selama ini, saya tahu hanya sekilas tentang terumbu karang. Hari ini selain materi, kami juga diajak untuk belajar cara transplantasi karang dengan menggunakan metode Rak Jaring Laba-Laba yang dipandu oleh Pak Aep Saeful Bahri dari Komunitas Boedak Saung Rescue (BSR) mitra FPTK Banten," ujarnya.

Sementara itu, puluhan siswa SMAP2TL lainnya sangat antusias menyimak pemaparan dari FPTK Banten yang mengenalkan terumbu karang melalui media (video) animasi 3D yang dikemas dalam bentuk presentasi dan juga lagu. Bahkan, salah seorang siswa sangat tertarik dengan program Pemilihan Duta Terumbu Karang (Terang).
"Sayang, waktunya singkat. Padahal kami ingin lebih banyak lagi menggali terkait terumbu karang dari narasumber. Termasuk infomasi mengenai Pemilihan Duta Terang, saya sangat tertarik dan semoga bisa ikut pada waktunya," ungkap Ahmad Maimun Al Rasyid.
Kepala SMA Presiden 2 (Boarding School) Tanjung Lesung, Kol. (Pur) TNI-AL Drs. Joni Agoesta, M.M dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Iip Supriatna menuturkan di tiga tahun terakhir pelaksanaan MPLS PPKD, pihak sekolah mengundang FPTK Provinsi Banten untuk menyampaikan edukasi terkait terumbu karang. "Tidak sebatas menyampaikan materi edukasi, siswa dan dewan guru SMAP2TL juga sering terlibat langsung dalam kegiatan transplantasi karang di Pulau Liwungan yang lokasinya dekat dengan lingkungan sekolah," kata Iip.

Ia berharap, kemitraan dengan FPTK Provinsi Banten khususnya untuk edukasi dan transplantasi karang terus berlanjut. "Semoga kemitraan kami dengan FPTK Banten berkelanjutan, karena kegiatan ini sangat penting dan selaras dengan visi dan misi sekolah kami dalam upaya membentuk karakter konservasi pada siswa," imbuhnya.
Dewan Pembina/Pengawas FPTK Banten, Holly Prohantono yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan, program edukasi terumbu karang kepada kalangan pelajar merupakan pilar pertama dari Gerakan Membangun Terumbu Karang (Gerbang Terang) 2025-2029. "Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak SMAP2TL yang sudah ketiga kalinya mengagendakan edukasi terumbu karang kepada siswa baru dalam kegiatan MPLS-PPKD. Dan berharap, siswa SMAP2TL kelak bisa menjadi Pelopor Pelestari Terumbu Karang di daerahnya masing-masing," pungkas Holly seraya menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak sekolah dilanjutkan penyerahan buku dan poster edukasi terumbu karang oleh Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna.***

PANDEGLANG.- Dua siswa SMA Presiden 2 (Boarding School) Tanjung Lesung (SMAP2TL), Aisyah Safa Haura dan M. Naufal Alghifary Habiburahman menyampaikan pesan kepada seluruh pelajar untuk peduli terhadap pelestarian terumbu karang. Pesan tersebut disampaikan keduanya melalui puisi yang berjudul "Lestarikan Terumbu Karang" di hadapan puluhan rekannya pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Program Pendidikan Karakter Disiplin (PPKD) tahun 2026 di Ruang Kelas X1 SMAP2TL, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Senin (03/08/2026).
"Kami berdua merasa bangga dan terharu, pada hari ini, bisa menyampaikan pesan untuk kami dan juga rekan-rekan lainnya dengan membaca puisi Lestarikan Terumbu Karang karya Pak Nurwarta Wiguna, Ketua FPTK Provinsi Banten. Selain itu, dengan membaca puisi ini, kami jadi mengenal apa itu terumbu karang, manfaat, penyebab kerusakan, serta upaya yang harus dilakukan oleh kami selaku pelajar," ungkap Aisyah.
Sedangkan M. Naufal mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan edukasi Terumbu Karang Masuk ke Sekolah" atau Coral Reefs goes to School. "Meski waktunya singkat, namun sangat penting dan sangat bermanfaat bagi saya pribadi. Ini menambah wawasan ilmu dan pengetahuan bagi saya. Selama ini, saya tahu hanya sekilas tentang terumbu karang. Hari ini selain materi, kami juga diajak untuk belajar cara transplantasi karang dengan menggunakan metode Rak Jaring Laba-Laba yang dipandu oleh Pak Aep Saeful Bahri dari Komunitas Boedak Saung Rescue (BSR) mitra FPTK Banten," ujarnya.

Sementara itu, puluhan siswa SMAP2TL lainnya sangat antusias menyimak pemaparan dari FPTK Banten yang mengenalkan terumbu karang melalui media (video) animasi 3D yang dikemas dalam bentuk presentasi dan juga lagu. Bahkan, salah seorang siswa sangat tertarik dengan program Pemilihan Duta Terumbu Karang (Terang).
"Sayang, waktunya singkat. Padahal kami ingin lebih banyak lagi menggali terkait terumbu karang dari narasumber. Termasuk infomasi mengenai Pemilihan Duta Terang, saya sangat tertarik dan semoga bisa ikut pada waktunya," ungkap Ahmad Maimun Al Rasyid.
Kepala SMA Presiden 2 (Boarding School) Tanjung Lesung, Kol. (Pur) TNI-AL Drs. Joni Agoesta, M.M dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Iip Supriatna menuturkan di tiga tahun terakhir pelaksanaan MPLS PPKD, pihak sekolah mengundang FPTK Provinsi Banten untuk menyampaikan edukasi terkait terumbu karang. "Tidak sebatas menyampaikan materi edukasi, siswa dan dewan guru SMAP2TL juga sering terlibat langsung dalam kegiatan transplantasi karang di Pulau Liwungan yang lokasinya dekat dengan lingkungan sekolah," kata Iip.

Ia berharap, kemitraan dengan FPTK Provinsi Banten khususnya untuk edukasi dan transplantasi karang terus berlanjut. "Semoga kemitraan kami dengan FPTK Banten berkelanjutan, karena kegiatan ini sangat penting dan selaras dengan visi dan misi sekolah kami dalam upaya membentuk karakter konservasi pada siswa," imbuhnya.
Dewan Pembina/Pengawas FPTK Banten, Holly Prohantono yang hadir pada acara tersebut mengungkapkan, program edukasi terumbu karang kepada kalangan pelajar merupakan pilar pertama dari Gerakan Membangun Terumbu Karang (Gerbang Terang) 2025-2029. "Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak SMAP2TL yang sudah ketiga kalinya mengagendakan edukasi terumbu karang kepada siswa baru dalam kegiatan MPLS-PPKD. Dan berharap, siswa SMAP2TL kelak bisa menjadi Pelopor Pelestari Terumbu Karang di daerahnya masing-masing," pungkas Holly seraya menyerahkan piagam penghargaan kepada pihak sekolah dilanjutkan penyerahan buku dan poster edukasi terumbu karang oleh Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna.***
