GERAKAN MEMBANGUN TERUMBU KARANG

(GERBANG TERANG)

Wujudkan Laut Bersih, Sehat & Produktif

FPTK BANTEN & LAZ HARFA TEKEN PERPANJANGAN MOU PERKUAT KONSERVASI & EDUKASI TERUMBU KARANG

KOTA SERANG.- FPTK Provinsi Banten dan Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MOU) Program Konservasi dan Edukasi Terumbu Karang 2026-2030. Penandatangan MoU tersebut dilakukan Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna dan Direktur Utama LAZ Harfa, Abdul Rafur, S.I.Kom., M.Si di Kopi Nako, Kota Serang, Banten, Rabu (12/08/2026).

"Sejak 2021, FPTK Banten dengan LAZ Harfa sudah menjalin kemitraan untuk Program Konservasi Terumbu Karang di wilayah Provinsi Banten dan kegiatannya berjalan dengan aktif dan lancar di wilayah Pulau Badul, Kecamatan Sumur, Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang dan Pulau Merak Besar, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon dengan menggandeng beberapa perusahaan, baik milik negara maupun swasta," ujar Direktur Utama LAZ Harfa, Abdul Rafur.

Ditegaskan, untuk MoU 2026-2030, FPTK Banten dan LAZ Harfa akan meningkatkan kegiatan edukasi terumbu karang kepada kalangan pelajar dan mahasiswa. "Ini menjadi kegiatan prioritas selama 5 tahun ke depan. Sangat penting, menanamkan kepedulian, kecintaan melestarikan terumbu karang kepada generasi mendatang. Mereka merupakan calon pemimpin yang diharapkan nantinya bisa memberikan dukungan besar akan kelestarian terumbu karang," paparnya didampingi Imam Hidayat (Direktur Program dan Kemitraan), Ii Irfan (Direktur Wakaf Harfa), Indah Badi’ah (Manager Program Development Riset Monev & Learning) dan Risma Damayanti (Staf Program Development).

Senada dikatakan Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menegaskan, kegiatan konservasi terumbu karang (rehabilitas/restorasi) melalui transplantasi karang akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan mengedukasi anak sejak dini dan generasi muda agar memiliki pemahaman, kepekaan dan kecintaan terhadap biota laut yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan ekosistem alam.

"Tahun ini, sedikitnya 10 sekolah dari tingkat TK/PAUD/MD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang menjadi target edukasi terumbu karang di wilayah Banten, seperti di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sedangkan untuk perguruan tinggi atau mahasiswa baru beberapa yang sudah dijalin komunikasi. Metode penyampaian edukasi disesuaikan dengan usia anak/tingkat pendidikan. Untuk tingkat TK/PAUD/MD dan SD/MI kelas 1 dan 2, metode penyampaikan materi terumbu karang dilakukan dengan cara pemutaran video animasi dan lomba mewarnai gambar terumbu karang." kata Nurwarta.

Ia berharap, kegiatan edukasi terumbu karang "Coral Reefs goes to School & Campus" bisa berjalan dengan lancar, dan tahun berikutnya bisa menyasar lebih banyak lagi sekolah dan kampus (pelajar, guru, mahasiswa dan dosen).

Usai penandatanganan, Direktur LAZ Harfa menyerahkan dukungan media edukasi berupa Pin, Gantungan Kunci dan Buku Seri Terumbu Karang kepada FPTK Banten.

MoU Laz FPTK12082026 (15)

FPTK BANTEN & LAZ HARFA TEKEN PERPANJANGAN MOU PERKUAT KONSERVASI & EDUKASI TERUMBU KARANG

KOTA SERANG.- FPTK Provinsi Banten dan Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) menandatangani perpanjangan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MOU) Program Konservasi dan Edukasi Terumbu Karang 2026-2030. Penandatangan MoU tersebut dilakukan Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna dan Direktur Utama LAZ Harfa, Abdul Rafur, S.I.Kom., M.Si di Kopi Nako, Kota Serang, Banten, Rabu (12/08/2026).

"Sejak 2021, FPTK Banten dengan LAZ Harfa sudah menjalin kemitraan untuk Program Konservasi Terumbu Karang di wilayah Provinsi Banten dan kegiatannya berjalan dengan aktif dan lancar di wilayah Pulau Badul, Kecamatan Sumur, Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang dan Pulau Merak Besar, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon dengan menggandeng beberapa perusahaan, baik milik negara maupun swasta," ujar Direktur Utama LAZ Harfa, Abdul Rafur.

Ditegaskan, untuk MoU 2026-2030, FPTK Banten dan LAZ Harfa akan meningkatkan kegiatan edukasi terumbu karang kepada kalangan pelajar dan mahasiswa. "Ini menjadi kegiatan prioritas selama 5 tahun ke depan. Sangat penting, menanamkan kepedulian, kecintaan melestarikan terumbu karang kepada generasi mendatang. Mereka merupakan calon pemimpin yang diharapkan nantinya bisa memberikan dukungan besar akan kelestarian terumbu karang," paparnya didampingi Imam Hidayat (Direktur Program dan Kemitraan), Ii Irfan (Direktur Wakaf Harfa), Indah Badi’ah (Manager Program Development Riset Monev & Learning) dan Risma Damayanti (Staf Program Development).

Senada dikatakan Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menegaskan, kegiatan konservasi terumbu karang (rehabilitas/restorasi) melalui transplantasi karang akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan mengedukasi anak sejak dini dan generasi muda agar memiliki pemahaman, kepekaan dan kecintaan terhadap biota laut yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan ekosistem alam.

"Tahun ini, sedikitnya 10 sekolah dari tingkat TK/PAUD/MD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang menjadi target edukasi terumbu karang di wilayah Banten, seperti di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Sedangkan untuk perguruan tinggi atau mahasiswa baru beberapa yang sudah dijalin komunikasi. Metode penyampaian edukasi disesuaikan dengan usia anak/tingkat pendidikan. Untuk tingkat TK/PAUD/MD dan SD/MI kelas 1 dan 2, metode penyampaikan materi terumbu karang dilakukan dengan cara pemutaran video animasi dan lomba mewarnai gambar terumbu karang." kata Nurwarta.

Ia berharap, kegiatan edukasi terumbu karang "Coral Reefs goes to School & Campus" bisa berjalan dengan lancar, dan tahun berikutnya bisa menyasar lebih banyak lagi sekolah dan kampus (pelajar, guru, mahasiswa dan dosen).

Usai penandatanganan, Direktur LAZ Harfa menyerahkan dukungan media edukasi berupa Pin, Gantungan Kunci dan Buku Seri Terumbu Karang kepada FPTK Banten.