KAB. SERANG,- SMP Islam Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang menyalurkan donasi untuk mendukung upaya pelestarian terumbu karang kepada FPTK Provinsi Banten pada pembukaan Searching Your Potential with Amazing Competition for Young Generation (SPACY) ke-17 tahun 2025. Donasi dengan nilai Rp.5 juta tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ani Minhatun kepada Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna, Selasa (14/10/2025).
Kepala SMP Islam NFBS Serang, Ustadzah Nanik Restu Wardani, SE menuturkan, pada ajang SPACY ke-17 mengangkat tema tentang kepedulian terhadap ekosistem laut, khususnya terumbu karang. "Atas dasar itu, panitia menggalang dana untuk didonasikan guna mendukung upaya pelestarian terumbu karang di wilayah Provinsi Banten melalui FPTK Banten," katanya.
Selain itu, panitia juga menggelar workshop tentang pendidikan karakter konservasi bagi pelajar dengan narasumber utama dari FPTK Provinsi Banten. "Kami juga berharap, FPTK Banten dapat berbagi pengetahuan dan pengalamannya melakukan kegiatan pelestarian terumbu karang kepada para peserta SPACY 17 dalam workshop yang digelar pada hari kedua, Rabu, 15/10/2025. Diharapkan, hasil dari kegiatan workshop ini dapat membangkitkan rasa peduli pelajar untuk turut berperan aktif dalam upaya pelestarian terumbu karang, baik kini maupun masa yang akan datang," paparnya.
Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMP Islam NFBS Serang atas donasi yang disalurkan melalui lembaganya tersebut. "Insha Allah, dari donasi ini, kami akan mengagendakan kegiatan transplantasi terumbu karang di dua lokasi yakni di Kabupaten Serang sebanyak 5 rak atau sekira 60 bibit karang dan di Kabupaten Pandeglang dengan jumlah yang sama," tuturnya.

Ditambahkan Nurwarta, upaya pelestarian terumbu karang, khususnya di wilayah Perairan Laut Provinsi Banten perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Sejak tahun 2020, atau pasca-Tsunami Selat Sunda hingga saat ini, aksi peduli lingkungan bagi upaya rehabilitasi/restorasi terumbu karang yang rusak, masih minim. FPTK Banten melalui Program Gerakan Membangun Terumbu Karang atau Gerbang Terang terus melakukan advokasi, sosialisasi dan edukasi kepada semua elemen agar dukungan terhadap pelestarian biota laut yang banyak manfaatnya ini terus meningkat.
"Alhamdulillah, sejak tahun 2020 hingga saat ini, dukungan terhadap upaya rehabilitasi/restorasi terumbu karang, khususnya di wilayah terdampak Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada akhir tahun 2018 sudah mulai meningkat. Dari tahun 2021-2024, FPTK Banten telah mentransplantasi sebanyak 2.667 rak jaring laba-laba atau sekira 28.052 bibit karang di dua pulau di Kabupaten Pandeglang yakni Pulau Badul, Kecamatan Sumur sebanyak 11.560 Bibit dan Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang sebanyak 13.880 Bibit," ungkapnya.
Sementara di Kabupaten Serang, yakni di Pulau Tunda, pada tahun 2024, FPTK Banten juga mendapatkan donasi dari PT. Telkom Indonesia sebanyak 2.500 bibit karang/250 rak jaring laba-laba. "Minggu lalu, kami telah melakukan monitoring karang yang telah ditransplantasi dari tahun 2021-2023 di Pulau Badul dan Liwungan. Alhamduillah, 50 persen lebih karang yang ditransplantasi menggunakan media rak jaring laba-laba, tumbuh dengan baik. Sementara yang lainnya rusak/mati akibat gelombang dan faktor lainnya," pungkasnya.***

KAB. SERANG,- SMP Islam Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Serang menyalurkan donasi untuk mendukung upaya pelestarian terumbu karang kepada FPTK Provinsi Banten pada pembukaan Searching Your Potential with Amazing Competition for Young Generation (SPACY) ke-17 tahun 2025. Donasi dengan nilai Rp.5 juta tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ani Minhatun kepada Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna, Selasa (14/10/2025).
Kepala SMP Islam NFBS Serang, Ustadzah Nanik Restu Wardani, SE menuturkan, pada ajang SPACY ke-17 mengangkat tema tentang kepedulian terhadap ekosistem laut, khususnya terumbu karang. "Atas dasar itu, panitia menggalang dana untuk didonasikan guna mendukung upaya pelestarian terumbu karang di wilayah Provinsi Banten melalui FPTK Banten," katanya.
Selain itu, panitia juga menggelar workshop tentang pendidikan karakter konservasi bagi pelajar dengan narasumber utama dari FPTK Provinsi Banten. "Kami juga berharap, FPTK Banten dapat berbagi pengetahuan dan pengalamannya melakukan kegiatan pelestarian terumbu karang kepada para peserta SPACY 17 dalam workshop yang digelar pada hari kedua, Rabu, 15/10/2025. Diharapkan, hasil dari kegiatan workshop ini dapat membangkitkan rasa peduli pelajar untuk turut berperan aktif dalam upaya pelestarian terumbu karang, baik kini maupun masa yang akan datang," paparnya.
Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMP Islam NFBS Serang atas donasi yang disalurkan melalui lembaganya tersebut. "Insha Allah, dari donasi ini, kami akan mengagendakan kegiatan transplantasi terumbu karang di dua lokasi yakni di Kabupaten Serang sebanyak 5 rak atau sekira 60 bibit karang dan di Kabupaten Pandeglang dengan jumlah yang sama," tuturnya.

Ditambahkan Nurwarta, upaya pelestarian terumbu karang, khususnya di wilayah Perairan Laut Provinsi Banten perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Sejak tahun 2020, atau pasca-Tsunami Selat Sunda hingga saat ini, aksi peduli lingkungan bagi upaya rehabilitasi/restorasi terumbu karang yang rusak, masih minim. FPTK Banten melalui Program Gerakan Membangun Terumbu Karang atau Gerbang Terang terus melakukan advokasi, sosialisasi dan edukasi kepada semua elemen agar dukungan terhadap pelestarian biota laut yang banyak manfaatnya ini terus meningkat.
"Alhamdulillah, sejak tahun 2020 hingga saat ini, dukungan terhadap upaya rehabilitasi/restorasi terumbu karang, khususnya di wilayah terdampak Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada akhir tahun 2018 sudah mulai meningkat. Dari tahun 2021-2024, FPTK Banten telah mentransplantasi sebanyak 2.667 rak jaring laba-laba atau sekira 28.052 bibit karang di dua pulau di Kabupaten Pandeglang yakni Pulau Badul, Kecamatan Sumur sebanyak 11.560 Bibit dan Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang sebanyak 13.880 Bibit," ungkapnya.
Sementara di Kabupaten Serang, yakni di Pulau Tunda, pada tahun 2024, FPTK Banten juga mendapatkan donasi dari PT. Telkom Indonesia sebanyak 2.500 bibit karang/250 rak jaring laba-laba. "Minggu lalu, kami telah melakukan monitoring karang yang telah ditransplantasi dari tahun 2021-2023 di Pulau Badul dan Liwungan. Alhamduillah, 50 persen lebih karang yang ditransplantasi menggunakan media rak jaring laba-laba, tumbuh dengan baik. Sementara yang lainnya rusak/mati akibat gelombang dan faktor lainnya," pungkasnya.***
