GERAKAN MEMBANGUN TERUMBU KARANG

(GERBANG TERANG)

Wujudkan Laut Bersih, Sehat & Produktif

Pelindo Banten Bakal Transplantasi Karang di Pulau Merak Besar

CILEGON,- Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2026 dijadikan momen oleh PT Pelindo Regional II Banten melanjutkan komitmen dalam upaya melestarikan terumbu karang di kawasan perairan Banten. Bersama Tim dari Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten dan Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Provinsi Banten, Jumat (05/06/2026), PT Pelindo meninjau Pulau Merak Besar (PMB), di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

“Untuk diketahui, pada tahun 2024-2025 lalu, kami telah melaksanakan program Carbon Village dengan kegiatan transplantasi karang di Pulau Badul sebanyak 350 rak atau sekira 3.500 lebih bibit karang. Bulan lalu, tepatnya 30 April 2026, kami telah melakukan monitoring di Pulau Badul dan hasilnya, bibit karang yang ditransplantasi dua tahun lalu tumbuh dengan baik,” ujar Donny Heryawan Setyaputra, Manager Keuangan & SDM PT Pelindo Regional II Banten, didampingi Lukman Salamudin, (Junior Manager SDM, Umum dan Kbl), Haryono (Supervisor Umum dan Kbl), Hari Suyanto (Supervisor SDM) dan M. Ikhlas Adiguna (Staf Umum dan Kbl).

Dijelaskan Donny, PT Pelindo berencana akan melanjutkan program yang sama rencananya bakal dilaksanakan di Pulau Merak Besar. “Hari ini, bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami bersama tim dari LAZ Harfa, FPTK Banten berkunjung ke PMB, lokasi yang rencananya akan menjadi sasaran program tahun ini untuk mengumpulkan info awal,” ungkapnya.


Direktur Program & Kemitraan LAZ Harfa Banten, Imam Hidayat menuturkan, pada tahun 2024-2025, lembaganya telah melakukan kolaborasi program Carbon Village bersama PT Pelindo Regional II Banten dengan melakukan kegiatan transplantasi karang di Pulau Badul, Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang. “Tahun 2026 ini, kemitraan kami dengan PT Pelindo berlanjut dengan kegiatan yang sama, namun lokasinya di PMB, Kota Cilegon,” imbuhnya didampingi Indah Badi'ah (Manager Program Development & RMEL), Risma Damayanti (Staff Program Development) dan Wahyudin (Staff Program).

Ketua FPTK Provinsi Banten, Nurwarta Wiguna mengapresiasi komitmen PT Pelindo atas kepeduliannya terhadap pelestarian terumbu karang di Banten. “FPTK Banten bersama Squad PMB tahun lalu telah merintis kegiatan transplantasi terumbu karang di Pulau Merak Besar. Diawali dengan mentransplantasi sebanyak 5 rak atau sekira 60 bibit karang yang waktu itu kegiatannya dihadiri oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Banten, Lanal Banten, dan Muspika Pulomerak. Alhamdulillah, jika tahun ini kegiatannya bisa berlanjut,” tuturnya.

Dijelaskan, dari hasil kegiatan tahun lalu di PMB, FPTK Banten berharap ada Gerakan Rehabilitasi/Restorasi Terumbu Karang (GerRR Terang) di wilayah perairan tersebut, terutama untuk memperbanyak jenis Acropora (Genus Karang Keras). “Dari hasil pengamatan kami melalui foto dan video bawah laut di PMB, kondisi terumbu karangnya beragam, baik jenis keras dan lunak yang menjadi salah satu daya tarik wisata di pulau ini. Keberadaan terumbu karang di PMB harus dijaga dan dirawat dengan baik,” ungkapnya.

Melalui program yang nantinya akan dilaksanakan PT Pelindo di wilayah ini, Nurwarta berharap tidak hanya sekadar transplantasi yang dilakukan, paling utama adalah edukasi terhadap masyarakat nelayan sekitar serta para pengunjung wisata PMB.***

Survei (9)

Pelindo Banten Bakal Transplantasi Karang di Pulau Merak Besar

CILEGON,- Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2026 dijadikan momen oleh PT Pelindo Regional II Banten melanjutkan komitmen dalam upaya melestarikan terumbu karang di kawasan perairan Banten. Bersama Tim dari Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten dan Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Provinsi Banten, Jumat (05/06/2026), PT Pelindo meninjau Pulau Merak Besar (PMB), di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

“Untuk diketahui, pada tahun 2024-2025 lalu, kami telah melaksanakan program Carbon Village dengan kegiatan transplantasi karang di Pulau Badul sebanyak 350 rak atau sekira 3.500 lebih bibit karang. Bulan lalu, tepatnya 30 April 2026, kami telah melakukan monitoring di Pulau Badul dan hasilnya, bibit karang yang ditransplantasi dua tahun lalu tumbuh dengan baik,” ujar Donny Heryawan Setyaputra, Manager Keuangan & SDM PT Pelindo Regional II Banten, didampingi Lukman Salamudin, (Junior Manager SDM, Umum dan Kbl), Haryono (Supervisor Umum dan Kbl), Hari Suyanto (Supervisor SDM) dan M. Ikhlas Adiguna (Staf Umum dan Kbl).

Dijelaskan Donny, PT Pelindo berencana akan melanjutkan program yang sama rencananya bakal dilaksanakan di Pulau Merak Besar. “Hari ini, bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami bersama tim dari LAZ Harfa, FPTK Banten berkunjung ke PMB, lokasi yang rencananya akan menjadi sasaran program tahun ini untuk mengumpulkan info awal,” ungkapnya.


Direktur Program & Kemitraan LAZ Harfa Banten, Imam Hidayat menuturkan, pada tahun 2024-2025, lembaganya telah melakukan kolaborasi program Carbon Village bersama PT Pelindo Regional II Banten dengan melakukan kegiatan transplantasi karang di Pulau Badul, Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang. “Tahun 2026 ini, kemitraan kami dengan PT Pelindo berlanjut dengan kegiatan yang sama, namun lokasinya di PMB, Kota Cilegon,” imbuhnya didampingi Indah Badi'ah (Manager Program Development & RMEL), Risma Damayanti (Staff Program Development) dan Wahyudin (Staff Program).

Ketua FPTK Provinsi Banten, Nurwarta Wiguna mengapresiasi komitmen PT Pelindo atas kepeduliannya terhadap pelestarian terumbu karang di Banten. “FPTK Banten bersama Squad PMB tahun lalu telah merintis kegiatan transplantasi terumbu karang di Pulau Merak Besar. Diawali dengan mentransplantasi sebanyak 5 rak atau sekira 60 bibit karang yang waktu itu kegiatannya dihadiri oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Banten, Lanal Banten, dan Muspika Pulomerak. Alhamdulillah, jika tahun ini kegiatannya bisa berlanjut,” tuturnya.

Dijelaskan, dari hasil kegiatan tahun lalu di PMB, FPTK Banten berharap ada Gerakan Rehabilitasi/Restorasi Terumbu Karang (GerRR Terang) di wilayah perairan tersebut, terutama untuk memperbanyak jenis Acropora (Genus Karang Keras). “Dari hasil pengamatan kami melalui foto dan video bawah laut di PMB, kondisi terumbu karangnya beragam, baik jenis keras dan lunak yang menjadi salah satu daya tarik wisata di pulau ini. Keberadaan terumbu karang di PMB harus dijaga dan dirawat dengan baik,” ungkapnya.

Melalui program yang nantinya akan dilaksanakan PT Pelindo di wilayah ini, Nurwarta berharap tidak hanya sekadar transplantasi yang dilakukan, paling utama adalah edukasi terhadap masyarakat nelayan sekitar serta para pengunjung wisata PMB.***